"keputusanku waktu itu untuk meninggalkanmu karena aku tidak mungkin menolak keinginan orang tuaku,dan aku yakin kau juga pasti tahu akan hal itu"
"...dan keputusanku itu bukan karena dia,bukan karena hatiku yang memilih dia"
"tapi...karena anak dalam kandunganku ini,karena anak ini aku memilih dia. aku tak ingin anak yang tak bersalah ini tak mengenal siapa ayahnya"
Tidak penting lagi apa yang sudah terjadi diantara kalian berdua waktu itu, yang ada sekarang cuma ucapan selamat dan semoga bahagia sampai kalian berdua mati nanti.
Walaupun hatimu memilih aku seperti juga hati ini yang memilih kamu, tapi kadang hati bisa tumbuh dan bertahan dengan pilihan yang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar